Beranda Teknologi Pesawat Luar Angkasa Cassini Mengakhiri Misi 20 Tahun Di Saturnus

Pesawat Luar Angkasa Cassini Mengakhiri Misi 20 Tahun Di Saturnus

145
0
BERBAGI
Pesawat Luar Angkasa Cassini Mengakhiri Misi 20 Tahun Di Saturnus

Pesawat Luar Angkasa Cassini Mengakhiri Misi 20 Tahun Di Saturnus

Pesawat Luar Angkasa Cassini Mengakhiri Misi 20 Tahun Di Saturnus, Cassini merupakan nama pesawat luar angkasa yang diluncurkan oleh NASA untuk mempelajari Planet Saturnus beserta bulan yang mengorbit nya pada tanggal 15 Oktober 1997.

Pesawat ini diberi nama Cassini diambil dari nama seorang pakar matematika dan ahli astronomi dari negeri pizza italia.

Nama pesawat ini diberikan karena Cassini merupakan orang pertama yang menyadari adanya pembagian dalam cincin Saturnus pada tahun 1675.

Setelah 300 tahun, sebuah pesawat luar angkasa dengan namanya berhasil mengorbit Saturnus.

Pesawat luar angkasa Cassini diluncurkan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada 15 Oktober 1997. Cassini mencapai orbit Saturnus pada Juli 2004.

Selama 20 tahun Pesawat tak berawak ini telah banyak memberikan informasi bagi para peneliti bagaimana struktur saturnus beserta planet yang mengelilingi nya.

Sekarang 26 April 2017 perjalanan cassini telah berakhir, seiring dengan semakin menipis nya bahan bakar yang digunakan oleh pesawat ruang angkasa tersebut.

Cassini akan melakukan ‘death dive‘ atau tukikan kematian ke permukaan Saturnus yang dikenal sebagai planet terbesar kedua di Tata Surya, setelah Jupiter.

Cassini akan ‘terbang’ melewati cincin-cincin Saturnus dalam momen terakhirnya.

Dengan persediaan bahan bakar yang semakin menipis, NASA memilih untuk menabrakkannya ke permukaan planet Saturnus.

Langkah ini lebih tepat dibanding membuang Cassini ke permukaan bulan-bulan yang mengorbit Saturnus, karena dikhawatirkan akan memicu kontaminasi biologis.

Cassini akan mulai menukik di antara cincin-cincin Saturnus mulai 26 April.

Pesawat luar angkasa kecil ini masih akan bisa mengambil foto-foto objek apapun yang ada di hadapannya, saat dia melewati cincin raksasa yang terdiri atas serpihan es itu.

BACA JUGA  Awas Salah Klik Link Video Palsu Berisi Virus di Facebook

Informasi yang sebelumnya terlalu berisiko untuk diambil, kemungkinan bisa didapat saat tukikan ini.

Manuver dramatis Cassini ini menginspirasi Google doodle yang menampilkan kartikatur Cassini dan Saturnus di halaman utamanya pada 26 April ini.

Karikatur itu menampilkan Cassini versi kartun sedang mengambil foto Saturnus saat bergerak memasuki cincin Saturnus.

Tukikan Cassini pada 26 April merupakan yang pertama dari 22 manuver yang direncanakan terjadi, sebelum Cassini mengakhiri misinya.

“Tidak ada pesawat luar angkasa yang pernah melintasi kawasan unik itu, sehingga kami akan berusaha melintasinya dengan berani sebanyak 22 kali,”

kata Thomas Zurbuchen dari Direktorat Misi Ilmiah pada markas NASA di Washington DC.

“Apa yang kami pelajari dari orbit terakhir Cassini, akan memperluas pemahaman soal bagaimana planet raksasa dan sistem planet di mana saja, terbentuk dan berkembang.

Ini sungguh langkah penemuan hingga akhir,” imbuhnya.

image source : google

Tinggalkan Balasan